Siapa ingin bermimpi indah, berjumpa dengan Nabi saw,. maka ia harus mencintai beliau secara serius, dibuktikan dengan ketaatan terhadap sunnahnya dan memperbanyak shalawat kepada beliau saw. Menunjuk sabda beliau saw,. "Siapa mencintai sesuatu pasti banyak menyebutnya ". ( di kutip dari Girdaus).
Jumat, 12 Oktober 2012
Minggu, 07 Oktober 2012
FADLILAH MAHABBAH KEPADA ALLAH DAN RASULNYA
Firman Allah : " Siapa mentaati Allah dan Rasul, mereka itulah yang bakal bersama dengan orang orang yang di beri nik'mat Allah, yaitu himpunan para Nabi, para shiddiq, para syuhadak, dah shalihin, Dan mereka itula kawan terbaik". ( An -Nisa 69)..
Sabtu, 06 Oktober 2012
FAEDAH BERBAKTI KEPAD ORANG TUA 4
hikayah:
ada seorang majusi datang dan menginginkan kedatanganya ke rumah Nabi Ibrahim as. itu, di perlakukan kedatanganya (berstatus) tamu. Namun permohonannya tidak di kabulkan, bahkan Nabi Ibrahim berkata: " Aku tidak mampu menerima anda bersatus tamu bagiku, keculai jika anda melepas agama anda dan doktrin majusinya. Dan majusi itu pergi. Namun segeralah turun wahyu Allah memperingatkan, frimanNya: " Ya Ibrahim, kenapa engkau tidak mampu menerimanya sebagai tamu, sebelum ia melepas agamanya? Hal apakah yang memberatkan kamu menerimanya sebagai tamu semalam ini? Aku telah memberinya makan-minum selama 70 tahun, padahal ia bersikeras mengingkariku. Maka pagi-pagi Nabi Ibrahim berangkat mencari majusi tersebut, dan setelah ketemu, Ibrahim berjangji kepadanya. Jawab Majusi:" Perkara apakah yang mengubah pendirianmu, kemarin engkau menolakku, dan kini bhakan mencai cari diriku? Jawabnya: " sungguh , Allah telah mewahyukan kepadaku, tentang keinginanmu kemari itu. Sahut Majusi : Betulkah Tuhan telah memberi kemurahan padaku, selama 70 tahun, sedang aku orang yang tak tahu diri, bersikeras mengingkariNya? Kalau Demikian, Sudilah engkau menjabat tanganku dan saksikanlah bahwa: Tiada Tuhan yang lain, kecuali Allah, dan engkau adalah RasulNya". ( Demikian di muat oleh setengah kitab kitab mau'idhah, diantaranya kitab Bustan = Syek Sa'di)
Nabi saw. bersabda: "Sungguh, sedekah itu menyimpan 5 hal yang menguntungkan bagi fihak pemberinya, yaitu:
Nabi saw bersabda : " Amal yang paling utama adalah shalat 5 waktu, dan Aklak terbaik adalah tawadlu', Nyatlah kebenaran Rasul Allah saw" (Daqaiqul Akhbar).
ada seorang majusi datang dan menginginkan kedatanganya ke rumah Nabi Ibrahim as. itu, di perlakukan kedatanganya (berstatus) tamu. Namun permohonannya tidak di kabulkan, bahkan Nabi Ibrahim berkata: " Aku tidak mampu menerima anda bersatus tamu bagiku, keculai jika anda melepas agama anda dan doktrin majusinya. Dan majusi itu pergi. Namun segeralah turun wahyu Allah memperingatkan, frimanNya: " Ya Ibrahim, kenapa engkau tidak mampu menerimanya sebagai tamu, sebelum ia melepas agamanya? Hal apakah yang memberatkan kamu menerimanya sebagai tamu semalam ini? Aku telah memberinya makan-minum selama 70 tahun, padahal ia bersikeras mengingkariku. Maka pagi-pagi Nabi Ibrahim berangkat mencari majusi tersebut, dan setelah ketemu, Ibrahim berjangji kepadanya. Jawab Majusi:" Perkara apakah yang mengubah pendirianmu, kemarin engkau menolakku, dan kini bhakan mencai cari diriku? Jawabnya: " sungguh , Allah telah mewahyukan kepadaku, tentang keinginanmu kemari itu. Sahut Majusi : Betulkah Tuhan telah memberi kemurahan padaku, selama 70 tahun, sedang aku orang yang tak tahu diri, bersikeras mengingkariNya? Kalau Demikian, Sudilah engkau menjabat tanganku dan saksikanlah bahwa: Tiada Tuhan yang lain, kecuali Allah, dan engkau adalah RasulNya". ( Demikian di muat oleh setengah kitab kitab mau'idhah, diantaranya kitab Bustan = Syek Sa'di)
Nabi saw. bersabda: "Sungguh, sedekah itu menyimpan 5 hal yang menguntungkan bagi fihak pemberinya, yaitu:
- Meningkatkan harta kekayaannya, atau menjadi bertambah banyak.
- menjadi penyembuh(obat) penyakit yang tengah di derita olehnya.
- Allah menghapus mala petaka yang menimpa mereka
- melintasi Shirat bagai Kilat menyambar, bagi mereka
- Mereka masu surga tanpa perhitungan amal dan Penyiksaan.
Nabi saw bersabda : " Amal yang paling utama adalah shalat 5 waktu, dan Aklak terbaik adalah tawadlu', Nyatlah kebenaran Rasul Allah saw" (Daqaiqul Akhbar).
Kamis, 04 Oktober 2012
FAEDAH BERBAKTI KEPAD ORANG TUA 3
Hikayah :
Bahwasanya Nabi Sulaiman as, berpergian, menjelajah kawasan di antara langit -bumi, hingga tibalah ia di samudra yang dalam, ombak besar terlihat olehnya, lalu ia berikan serentak angin berhenti mematuhi perintahnya. Kini jing ifrit menerima giliran supaya menyelami kedalaman samudra tersebut, ia menyelam sampai ke dasarnya, Maka di dasar samudra, terlihat olehnya sebuah quba mutiara putih yang rapat, tiada berlobang. Kemudian ia membawanya keluar, dan di serahkan ke hadapan Raja Sulaiman as, Raja sangat kagum memandangnya dan berdo'a. Maka dengan do'anya, bergeserlah daun pintunya, terbukalah quba itu, dan lebih mengagumkan lagi ketika di dalamanya terdapat pemuda yang bersujud. Ketika di tanya oleh Nabi Sulaiman : " Siapakah anda dan dari jenis Malaikat, jin ataukah manusia ? jawabnya : " Aku adalah dari jenis/bangsa manusia. lalu, amal apakah yang dapat mengangkat mu setinggi ini ? Jawabnya: " Dengan berbakti kepada kedua orang tua. Di saat menginjak lanjut usia, ibu kugendong di atas punggungku, dan di saat itulah terdengar doa berikut :
ALLAHUMMARZUQHUL QANNA'ATA WAJ'AL MA KAANAHUU BA'DA WAFAATII FII MAUDLI'IN LAA FIL ARDLI WALAA FIS SAMAA-K
Artinya : " ya Allah , berikanlah sifat qana'ah kepdanya ( maksud adalah anaknya), dan berikan pula tempat untuknya nanti sepeninggalku, bukan di bumi dan bukan pula di langit ".
Kemudian sesudah ia tiada, maka aku berlibur di pinggir pantai, dan terlihatlah sebuah quba mutiara, aku menghampiri dan masuk ke dalamnya, quba bergerak, berlaju dengan izin Allah Swt. dan akupun tidak tahu pasti, di udarakah atau di bumikah aku berada, namun aku tetap memperoleh rizki dari Allah yang di sediakan di dalamnya. Nabi sulaiman bertanya : "Dengan jalan apakah Allah memberi rizkimu? Jawabnya : " saat perutkuterasa lapar, Allah ciptakan sebuah pohon berbuah, maka dia berikan buah-buahan tersebut kepadaku, Tanya Nabi Sulaiman lagi : "Mimunnya? saat aku terasa haus, keluarlah dari pohon tersebut, air putih melebihi susu, dan manis melebihi madu, serta dingin melebihi salju. Kemudian bagaimana pengetahuan anda tentang siang dan malam ? Jawabnya: "ketika terbit fajar subuh, berubalah quba menjadi putih warnanya, dengan ini aku tahu psti suatu bukti siang hari: dan saat matahari terbenam, berubalah quba menjadi qelap, hingga aku tahu pasti suatu bukti malam hari. Mengakiri Dialognya Dengan Raja Sualiman as, ia panjatkan do'a kepada Allah Swt. Lalu menutuplah pintunya dan pemuda itu menetap di dalamnya seperti semula".
( Majma' lafha-if)
hikayah :
Nabi Musa as, ingin mengetahui siapa kawanya di sorga, katanya : " Ya Tuhan, tunjukkanlah kepadaku siapa kawanku di sorga ? jawabNya: " pergilah kamu ke kota anu, dan menujulah ke pasar anu, maka kamu bkal bertemu dengan seorang pria bakul daging, parasnya demikian, dan dialah orangnya yang menjadi kawanmu kelak di surga".Alkisah, setelah memperoleh petunjuk wahyu tersebut. Nabi Musa as, segera berangkat mencarinya, hingga sampailah ke tempat tujuan, ia tegak di sana sampai matahari terbenam. Orang itu mengambil sekerat daging dan di masukan di dalam keranjang. Maka sewaktu hendak kembali, bertanyalah Nabi Musa as: " apakah anda punya tamu? jawabnya: " betul, aku punya tamu. Maka di ajaklah Nabi musa masuk ke rumahnya, dan ia segera tegak/sibuk memasak keratan daging yang di masukkan ke dalam keranjang tadi, dan sewaktu ia mengeluarkan isi keranjang, terlihatlah seorang nenek lemah bagi anak merpati(burung piyik) . Pria itu mengangkatnya, dan menyuapinya, hingga nenek lemah itu terasa kenyang. Tentang pakaian, pria itulah yang mencuci dan menjemurkanya, nanti sesudah kering ia pakaikan pada neenk tersebut, kemudian di masukkan lagi ke keranjang tempat semula. nenek itu menggerakan bibirnya, enta apa yang di ucapkanya. Namun sebagai seorang nabi, Musa as tahu pasti isi ucapan nenek itu, yakni doa yang di tunjukan kepada anaknya, berikut doa nya:
ALLAHUMMAJ'AL IBNII JALIISA MUUSAA FIL JANNAH
aritnya : " Ya Allah, tempatkalah anakku bersama Nabi Musa di sorga ".
Kemudian pri itu mengangkat nenek tersebut , menanggalkanya pada sebatang kayu, ketika di tanya oleh Nabi Musa, kenapa engkau perlakukan seperti itu? Jawabnya: " Nenek ini adalah ibu kandungku, ia telah lemah tiada berdaya untuk duduk sendiri" Akhirnya Nabi Musapun berkata: Terimalah khabar gembira bagi anda, dan kenalkan aku adalah nabi Musa, engkaulah kawanku kelak di surga". Mudah-mudahan perjumpaan kita nanti di surga di mudahkan oleh Allah Swt. Berkat keagungan Asma-kNya, yang bagus, dan berkat kemulyaan Nabi Muhammad, makluk yang paling utama.( di kutip dari kitab Zubda).
(Duratun Nasihin)
Bahwasanya Nabi Sulaiman as, berpergian, menjelajah kawasan di antara langit -bumi, hingga tibalah ia di samudra yang dalam, ombak besar terlihat olehnya, lalu ia berikan serentak angin berhenti mematuhi perintahnya. Kini jing ifrit menerima giliran supaya menyelami kedalaman samudra tersebut, ia menyelam sampai ke dasarnya, Maka di dasar samudra, terlihat olehnya sebuah quba mutiara putih yang rapat, tiada berlobang. Kemudian ia membawanya keluar, dan di serahkan ke hadapan Raja Sulaiman as, Raja sangat kagum memandangnya dan berdo'a. Maka dengan do'anya, bergeserlah daun pintunya, terbukalah quba itu, dan lebih mengagumkan lagi ketika di dalamanya terdapat pemuda yang bersujud. Ketika di tanya oleh Nabi Sulaiman : " Siapakah anda dan dari jenis Malaikat, jin ataukah manusia ? jawabnya : " Aku adalah dari jenis/bangsa manusia. lalu, amal apakah yang dapat mengangkat mu setinggi ini ? Jawabnya: " Dengan berbakti kepada kedua orang tua. Di saat menginjak lanjut usia, ibu kugendong di atas punggungku, dan di saat itulah terdengar doa berikut :
ALLAHUMMARZUQHUL QANNA'ATA WAJ'AL MA KAANAHUU BA'DA WAFAATII FII MAUDLI'IN LAA FIL ARDLI WALAA FIS SAMAA-K
Artinya : " ya Allah , berikanlah sifat qana'ah kepdanya ( maksud adalah anaknya), dan berikan pula tempat untuknya nanti sepeninggalku, bukan di bumi dan bukan pula di langit ".
Kemudian sesudah ia tiada, maka aku berlibur di pinggir pantai, dan terlihatlah sebuah quba mutiara, aku menghampiri dan masuk ke dalamnya, quba bergerak, berlaju dengan izin Allah Swt. dan akupun tidak tahu pasti, di udarakah atau di bumikah aku berada, namun aku tetap memperoleh rizki dari Allah yang di sediakan di dalamnya. Nabi sulaiman bertanya : "Dengan jalan apakah Allah memberi rizkimu? Jawabnya : " saat perutkuterasa lapar, Allah ciptakan sebuah pohon berbuah, maka dia berikan buah-buahan tersebut kepadaku, Tanya Nabi Sulaiman lagi : "Mimunnya? saat aku terasa haus, keluarlah dari pohon tersebut, air putih melebihi susu, dan manis melebihi madu, serta dingin melebihi salju. Kemudian bagaimana pengetahuan anda tentang siang dan malam ? Jawabnya: "ketika terbit fajar subuh, berubalah quba menjadi putih warnanya, dengan ini aku tahu psti suatu bukti siang hari: dan saat matahari terbenam, berubalah quba menjadi qelap, hingga aku tahu pasti suatu bukti malam hari. Mengakiri Dialognya Dengan Raja Sualiman as, ia panjatkan do'a kepada Allah Swt. Lalu menutuplah pintunya dan pemuda itu menetap di dalamnya seperti semula".
( Majma' lafha-if)
hikayah :
Nabi Musa as, ingin mengetahui siapa kawanya di sorga, katanya : " Ya Tuhan, tunjukkanlah kepadaku siapa kawanku di sorga ? jawabNya: " pergilah kamu ke kota anu, dan menujulah ke pasar anu, maka kamu bkal bertemu dengan seorang pria bakul daging, parasnya demikian, dan dialah orangnya yang menjadi kawanmu kelak di surga".Alkisah, setelah memperoleh petunjuk wahyu tersebut. Nabi Musa as, segera berangkat mencarinya, hingga sampailah ke tempat tujuan, ia tegak di sana sampai matahari terbenam. Orang itu mengambil sekerat daging dan di masukan di dalam keranjang. Maka sewaktu hendak kembali, bertanyalah Nabi Musa as: " apakah anda punya tamu? jawabnya: " betul, aku punya tamu. Maka di ajaklah Nabi musa masuk ke rumahnya, dan ia segera tegak/sibuk memasak keratan daging yang di masukkan ke dalam keranjang tadi, dan sewaktu ia mengeluarkan isi keranjang, terlihatlah seorang nenek lemah bagi anak merpati(burung piyik) . Pria itu mengangkatnya, dan menyuapinya, hingga nenek lemah itu terasa kenyang. Tentang pakaian, pria itulah yang mencuci dan menjemurkanya, nanti sesudah kering ia pakaikan pada neenk tersebut, kemudian di masukkan lagi ke keranjang tempat semula. nenek itu menggerakan bibirnya, enta apa yang di ucapkanya. Namun sebagai seorang nabi, Musa as tahu pasti isi ucapan nenek itu, yakni doa yang di tunjukan kepada anaknya, berikut doa nya:
ALLAHUMMAJ'AL IBNII JALIISA MUUSAA FIL JANNAH
aritnya : " Ya Allah, tempatkalah anakku bersama Nabi Musa di sorga ".
Kemudian pri itu mengangkat nenek tersebut , menanggalkanya pada sebatang kayu, ketika di tanya oleh Nabi Musa, kenapa engkau perlakukan seperti itu? Jawabnya: " Nenek ini adalah ibu kandungku, ia telah lemah tiada berdaya untuk duduk sendiri" Akhirnya Nabi Musapun berkata: Terimalah khabar gembira bagi anda, dan kenalkan aku adalah nabi Musa, engkaulah kawanku kelak di surga". Mudah-mudahan perjumpaan kita nanti di surga di mudahkan oleh Allah Swt. Berkat keagungan Asma-kNya, yang bagus, dan berkat kemulyaan Nabi Muhammad, makluk yang paling utama.( di kutip dari kitab Zubda).
(Duratun Nasihin)
Rabu, 03 Oktober 2012
FAEDAH BERBAKTI KEPADA ORANG TUA 2
hikayah:
adalah Umar bin Khathab ra,, ketika di kunjungi tamu, langsung tegak pribadinya sendiri yang menyambut dan melayaninya, Sewaktu ada orang menanyakan tentang sikapnya dalam menghormat tamu, jawabnya: "Aku mendengar Rasul saw. bbersabda : " Semua malaikat tegak di rumah yang di kunjungi oleh tamu, maka ak meras malu jika aku duduk padahal mereka tegak menyambutnya".
Nabi saw. bersabda: " jibril mengakhabarkan kepadaku , katanya : " Bahwasanya seorang tamu ketika masuk ke rumah saudara sesama muslimnya, maka masuk pula bersama dengannya 1000 rahmat, dan Allah mengampuni segala dosa keluarga rumah tersebut, sekalipun dosa mereka sebanyak buih laut dan daun-daun semua pohon, dan Allah memberi pahala 1000 penuang mati syahid, bahkan setiap suapan yang di makan oleh tamu di catat baginya pahala hajji mabrur dan 'umrah maqbul, juga Allah membangunkan sebuah kota di sorga untuknya : siapa memulyakan tamu, seolah olah ia telah menghormati 70 orang nabi",
( Kanzul akhbar )
Dari Abu Hurairah ra. Nabi saw. bersabda : ketika anak adam sudah menginggal dunia, maka terhentilah pahala amalnya, kecuali 3, yaitu : "sedekah jariya, anak shaleh yang selalu berdoa memohonkan apun baginya, dan ilmu yang bermanfaat sesudah ia meninggal ".
(Tambihul Gahafillin)
Nabi saw . bersagda " bersedekalah, sebab sedekah menjadi pelepas/pemisah dari Neraka ".
Setengah ilmuwan berkata: " Amal yang paling utama adalah ialah melaparkan perut-perut kenyang dengan berpuasa ". ( Akhlashul Khalishah).
Diceritakan : bahwasanya Rasul saw takkala menganjurkan manyarakta supaya bersedekah, bertepatan keberangkatanya menuji perak Tabuk. lalu datanglah Abdurarahman bin Auf membawa uang sebanyak 4000 dirham, sahutnya :" Ya Rasul, aku punya uang sebanyak 8000 dirham, separohnya di buat kebutuhanku dan keluargaku, sedang separohnya lagi sengaja kupinjamkan kepada Tuhanku (4000 dirham ). kemudian beiau saw bersabda : Ya Abdurrahman, semoga Allah memberkati semua hartamu, baik yang di buat nafkah dirimu dan keluargamu, atau pun yang kau berikan fi sabilillah".
Usman bin 'Afan ra., berkata : " Ya Rasul, aku menjamin orang-orang yang tiada berbekal, kemudian turunlah ayat Al- Qur'an yang artinya : Perumpamaan mereka yang membelanjakan hartanya fi sabilillah, adalah serupa dengan sebutitu benih yang tumbuh menjadi 7 butir, setiapnya mengandung 100 biji, Allah melipatkan pahal siapa saja yang dia kehendaki, dan Allah sangat luas karuniaNya lagi mengetahui ". ( Al- Baqarah 261, lihat Majlis 6 Awal )
Al faqih berkata : " orang bersedekah bagaikan seorang petani, apabila ia pandai dalam bidang/profesinya, bibinya unggul ddan lahanya subur, maka hasilnya pun baik, melimpah ruah. Tiada berbeda dengan orang bersedekah apabila ia seorang shaleh, hartanya baik dan ahaal, dan di berikan tepat guna, maka pahalanya jga banyak/merlimpah ruah " ( syifak Andu'iy).
Al faqih Abu laits menegaskan : : sungguh, Allah telah berfiman, baik di dalam kitab Taurat, Injil, Zabur dan Al qur'an ataupun dalam kitab apa saja yang dia wahyukan, Dia telah menetapkan di dalam semua itu, dan mewahyukan keseruh RasulNya, bahwa : " KeridlaanNya bersama dengan keridlaan ibu- Bapak, dan kemarahanNya menyertai kemarahan mereka berdua",
Shabat bertanya kepada Nabi saw.: "Amal apakah yang paling utama : Jawab beliau saw.: " Shalat tepat waktunya, lalu berbakti kepada ibu bapak, kemudian jihad membelah agama Allah". ( Dikutip dari Tambi).
Di sebutkan : 3 ayat di turunkan berbareng dengan tiga. satu di antarnya tidak terkabul, tanpa lainya yaitu :
1. firmaNya : " lakukanlah shalt dan bayarlah zakat " (An-Nisa 77, Al- Hajj 78, An -Nur 56, Mujadalah 13, dan Muzamil 20 )
Maka siapa melakukan shalatnya, tapi tidak mau mebayar zakat, maka shalatnya tidak di kabul / tertolak.
2. firmanNya : " Taatilah Allah dan RasulNya ", ( Al-Maidah 95, Muhammad 33, An- Nur 54, dan taqhabun 12 )
"siapa mentaati Allah, tapi tidak mau mentaati RasulNya, maka sia-sialah amal taatnya itu ( tertolak).
3. FirmanNya : " Bersyukurlah kepadaku dan kepada ibu bapakmu ". ( Lukman 14)
siapa bersyukur kepada Allah, tapi tiada bersyukur kepada ayah-bundanya, maka Allah tidak menerima syukurnya". Hadish yang mengaris bawahi tentang hal itu adalah : " Siapa berupaya keridahan ibu bapaknya, maka Allah juga ridla kepadanya, sebalinya siapa membangkitkan kemarahan mereka berari pula mengundang kemarahan Allah". ( Tambihul Ghafilin).
( Duratun Nasihin )
adalah Umar bin Khathab ra,, ketika di kunjungi tamu, langsung tegak pribadinya sendiri yang menyambut dan melayaninya, Sewaktu ada orang menanyakan tentang sikapnya dalam menghormat tamu, jawabnya: "Aku mendengar Rasul saw. bbersabda : " Semua malaikat tegak di rumah yang di kunjungi oleh tamu, maka ak meras malu jika aku duduk padahal mereka tegak menyambutnya".
Nabi saw. bersabda: " jibril mengakhabarkan kepadaku , katanya : " Bahwasanya seorang tamu ketika masuk ke rumah saudara sesama muslimnya, maka masuk pula bersama dengannya 1000 rahmat, dan Allah mengampuni segala dosa keluarga rumah tersebut, sekalipun dosa mereka sebanyak buih laut dan daun-daun semua pohon, dan Allah memberi pahala 1000 penuang mati syahid, bahkan setiap suapan yang di makan oleh tamu di catat baginya pahala hajji mabrur dan 'umrah maqbul, juga Allah membangunkan sebuah kota di sorga untuknya : siapa memulyakan tamu, seolah olah ia telah menghormati 70 orang nabi",
( Kanzul akhbar )
Dari Abu Hurairah ra. Nabi saw. bersabda : ketika anak adam sudah menginggal dunia, maka terhentilah pahala amalnya, kecuali 3, yaitu : "sedekah jariya, anak shaleh yang selalu berdoa memohonkan apun baginya, dan ilmu yang bermanfaat sesudah ia meninggal ".
(Tambihul Gahafillin)
Nabi saw . bersagda " bersedekalah, sebab sedekah menjadi pelepas/pemisah dari Neraka ".
Setengah ilmuwan berkata: " Amal yang paling utama adalah ialah melaparkan perut-perut kenyang dengan berpuasa ". ( Akhlashul Khalishah).
Diceritakan : bahwasanya Rasul saw takkala menganjurkan manyarakta supaya bersedekah, bertepatan keberangkatanya menuji perak Tabuk. lalu datanglah Abdurarahman bin Auf membawa uang sebanyak 4000 dirham, sahutnya :" Ya Rasul, aku punya uang sebanyak 8000 dirham, separohnya di buat kebutuhanku dan keluargaku, sedang separohnya lagi sengaja kupinjamkan kepada Tuhanku (4000 dirham ). kemudian beiau saw bersabda : Ya Abdurrahman, semoga Allah memberkati semua hartamu, baik yang di buat nafkah dirimu dan keluargamu, atau pun yang kau berikan fi sabilillah".
Usman bin 'Afan ra., berkata : " Ya Rasul, aku menjamin orang-orang yang tiada berbekal, kemudian turunlah ayat Al- Qur'an yang artinya : Perumpamaan mereka yang membelanjakan hartanya fi sabilillah, adalah serupa dengan sebutitu benih yang tumbuh menjadi 7 butir, setiapnya mengandung 100 biji, Allah melipatkan pahal siapa saja yang dia kehendaki, dan Allah sangat luas karuniaNya lagi mengetahui ". ( Al- Baqarah 261, lihat Majlis 6 Awal )
Al faqih berkata : " orang bersedekah bagaikan seorang petani, apabila ia pandai dalam bidang/profesinya, bibinya unggul ddan lahanya subur, maka hasilnya pun baik, melimpah ruah. Tiada berbeda dengan orang bersedekah apabila ia seorang shaleh, hartanya baik dan ahaal, dan di berikan tepat guna, maka pahalanya jga banyak/merlimpah ruah " ( syifak Andu'iy).
Al faqih Abu laits menegaskan : : sungguh, Allah telah berfiman, baik di dalam kitab Taurat, Injil, Zabur dan Al qur'an ataupun dalam kitab apa saja yang dia wahyukan, Dia telah menetapkan di dalam semua itu, dan mewahyukan keseruh RasulNya, bahwa : " KeridlaanNya bersama dengan keridlaan ibu- Bapak, dan kemarahanNya menyertai kemarahan mereka berdua",
Shabat bertanya kepada Nabi saw.: "Amal apakah yang paling utama : Jawab beliau saw.: " Shalat tepat waktunya, lalu berbakti kepada ibu bapak, kemudian jihad membelah agama Allah". ( Dikutip dari Tambi).
Di sebutkan : 3 ayat di turunkan berbareng dengan tiga. satu di antarnya tidak terkabul, tanpa lainya yaitu :
1. firmaNya : " lakukanlah shalt dan bayarlah zakat " (An-Nisa 77, Al- Hajj 78, An -Nur 56, Mujadalah 13, dan Muzamil 20 )
Maka siapa melakukan shalatnya, tapi tidak mau mebayar zakat, maka shalatnya tidak di kabul / tertolak.
2. firmanNya : " Taatilah Allah dan RasulNya ", ( Al-Maidah 95, Muhammad 33, An- Nur 54, dan taqhabun 12 )
"siapa mentaati Allah, tapi tidak mau mentaati RasulNya, maka sia-sialah amal taatnya itu ( tertolak).
3. FirmanNya : " Bersyukurlah kepadaku dan kepada ibu bapakmu ". ( Lukman 14)
siapa bersyukur kepada Allah, tapi tiada bersyukur kepada ayah-bundanya, maka Allah tidak menerima syukurnya". Hadish yang mengaris bawahi tentang hal itu adalah : " Siapa berupaya keridahan ibu bapaknya, maka Allah juga ridla kepadanya, sebalinya siapa membangkitkan kemarahan mereka berari pula mengundang kemarahan Allah". ( Tambihul Ghafilin).
( Duratun Nasihin )
FAEDAH BERBAKTI KEPADA ORANG TUA 1
" Dan sembahlah Allah, janganlah Dia sekutukan dengan suatu apapun, dan berbaktilah sesempurnanya kepada ayah-ibu, dan berbaiklah kepada famili terdekat, anak-anak yatim, dan fakir-miskin, serta tetangga terdekat, tetangga jauh, juga kawan sejawat dan ibnu sabil, dan mereka yang jadi pembantumu,Sungguh, tidak Allah tidak suka kepada orang orang sombong lagi membanggakan diri " ( An- Nisa 36)
Dari Amir bin Rabi'ah, Rasul saw. bersabda: " siapa bershalawat kepadaku 1x , maka malaikat bershalawat kepadanya sebagaimana shalawatnya, kepadaku, sedikit atau banyaknya bersyalawat "(syifa-un syarif)
Dalam Al-Qur'an Allah berfirman : "Allah telah memerintahkan ( suatu perkara secara qath'i) janganlah kalian menyembah, kecuali kepadaNya, dan berbaiklah kepada kedua orang tua ( karena merekalah faktor penyebab kalian hidup, di lahirkan di dunia ini ) sebaik-bainya jika salah seorang ,di antara mereka berdua lanjut usia, atau kedua-duanya, maka jangan sekali-kali kamu menlontarkan ucapan "ah/hus/cis" ( sekalipun mereka berdua menjijikan dan memberatkanmu dalam hal nafkah hidup, karena ucapan demikian itu menyimpan unsur kemarahan ). dan jangan pula membentak ( sekalipun mereka berdua menyalahi dan tiada menggembirakan hatimu ), berkatalah kepada mereka dengan ucapan penuh hormat, merendahlah dengan tunduk dan patuh ( berliput kasih sayang yakni suatu bukti perwujudan kasih sayang dan kebaikan hatimu kepada mereka berdua, sebab mereka benar-benar membutukan kepada setiap makluk Allah yang di anggap mampu memenuhi hajat keduanya). katakanlah: " Ya tuhan kami sayangilah mereka berdua ( yakni berdoalah kepada Allah, supaya dia menyayangi keduanya dengan kasih sayang abadi), sebagaimana mereka telah mengurus dan mendidik, serta membimbing diriku, sejak kecil
(Al israh 23 -24 tafsir Baidlawi )
Dari Abu Hurairah ra,, Nabi saw bersabda: " sembahlah Ar-Rahman ( Allah Yang Maha Pemurah ) maksudnya tentukanlah beribadah kepadaNya, kearen hanya dialah yang berhak di sembah. Siapa menyekutukan Nya dengan sesuatu dalam beribadah, maka amalnya bertolak, tidak di terima, dan kelak di akherat menjadi orang yang merugi. menunujuk firman Allah : "Kalau kamu menyekutukan Tuhan, pasti lenyaplah amalmu, dansudah tentu pula kamu menjadi orang merugi"(Az Zumar 65 )
maka bagi manusia normal akal, hendalha beribadah secar ikhlas, mulus semata karena Allah, menunjuk firman Nya : " Siapa mengharap bertemu dengan Tuhanya, maka hendaklah beramal shaleh dan jangalah menyekutukan suatu apapun dalam menyembah Tuhan". ( Al-kahfi 110, Zubdatul wa' idhin ).
Ulama mengatakan ada 10 hak bapak-ibu yang wajib di lakukan oleh anak, yaitu :
Seorang Ulama fikih ketika di tanya tentang kedua orang tua yang telah meninggal dunia dalam keadaan marah pada anaknya, dapatkah anak tersebut dapat berusaha ridha dari mereka sesudah itu? jawabnya : ' dapat, yaitu dengan 3 perkara :
Dari Anas bin Malik ra,, Nabi saw bersabda: " Iman Seorang di katakan istiqamah , jika hatinya istiqamah, hal itu dapat di capai dengan ucapan /lisan yang jujur, seorang mukmin tidak dapat masuk sorga, hingga tutur katanya menciptakan ketentraman tetangganya".
Sabda beliau saw pula : "siapa pandai menghargai tetangganya, pasti sorga baginya, sebalinya siapa mengganggu tetangganya, pasti di lak'nati oleh Allah , dan malaikat serta masyarakat seluruh-nya " (Hayatul Qulub)
Juga beliau bersabda : " siapa menghormati tamu dengan memebelanjakan uangnya 1 dirham, maka seolah-olah ia telah membelanjakan fi sabilillah sebanyak 100 dirhan".
sabda beliau saw . pula : "orang yang kedatangan tamu, lalu ia menghormatinya maka Allah bukakan pintu sorga baginya."
( Duratun Nasihin )
Dari Amir bin Rabi'ah, Rasul saw. bersabda: " siapa bershalawat kepadaku 1x , maka malaikat bershalawat kepadanya sebagaimana shalawatnya, kepadaku, sedikit atau banyaknya bersyalawat "(syifa-un syarif)
Dalam Al-Qur'an Allah berfirman : "Allah telah memerintahkan ( suatu perkara secara qath'i) janganlah kalian menyembah, kecuali kepadaNya, dan berbaiklah kepada kedua orang tua ( karena merekalah faktor penyebab kalian hidup, di lahirkan di dunia ini ) sebaik-bainya jika salah seorang ,di antara mereka berdua lanjut usia, atau kedua-duanya, maka jangan sekali-kali kamu menlontarkan ucapan "ah/hus/cis" ( sekalipun mereka berdua menjijikan dan memberatkanmu dalam hal nafkah hidup, karena ucapan demikian itu menyimpan unsur kemarahan ). dan jangan pula membentak ( sekalipun mereka berdua menyalahi dan tiada menggembirakan hatimu ), berkatalah kepada mereka dengan ucapan penuh hormat, merendahlah dengan tunduk dan patuh ( berliput kasih sayang yakni suatu bukti perwujudan kasih sayang dan kebaikan hatimu kepada mereka berdua, sebab mereka benar-benar membutukan kepada setiap makluk Allah yang di anggap mampu memenuhi hajat keduanya). katakanlah: " Ya tuhan kami sayangilah mereka berdua ( yakni berdoalah kepada Allah, supaya dia menyayangi keduanya dengan kasih sayang abadi), sebagaimana mereka telah mengurus dan mendidik, serta membimbing diriku, sejak kecil
(Al israh 23 -24 tafsir Baidlawi )
Dari Abu Hurairah ra,, Nabi saw bersabda: " sembahlah Ar-Rahman ( Allah Yang Maha Pemurah ) maksudnya tentukanlah beribadah kepadaNya, kearen hanya dialah yang berhak di sembah. Siapa menyekutukan Nya dengan sesuatu dalam beribadah, maka amalnya bertolak, tidak di terima, dan kelak di akherat menjadi orang yang merugi. menunujuk firman Allah : "Kalau kamu menyekutukan Tuhan, pasti lenyaplah amalmu, dansudah tentu pula kamu menjadi orang merugi"(Az Zumar 65 )
maka bagi manusia normal akal, hendalha beribadah secar ikhlas, mulus semata karena Allah, menunjuk firman Nya : " Siapa mengharap bertemu dengan Tuhanya, maka hendaklah beramal shaleh dan jangalah menyekutukan suatu apapun dalam menyembah Tuhan". ( Al-kahfi 110, Zubdatul wa' idhin ).
Ulama mengatakan ada 10 hak bapak-ibu yang wajib di lakukan oleh anak, yaitu :
- memberi makan , jika mereka memerlukanya,
- memberi pelayanan, jika mereka memerlukanya,
- memenuhi panggilanya sewaktu di perlukan,
- mentaati perintahnya, kecuali di suruh maksiat,
- berkata denganya, dengan ucapan lemah lembut bukan yang keras menyakitkan,
- memberi pakaian, jika mereka memerlukan, dan anak dalam keadaan mampu mengusahakan,
- berjalan di belakangnya, bukan mendahului mereka,
- mencari keridlaan padanya, dengan sesuatu yang dirinya juga ridha,
- menghindari hal -hal yang menjadi kebenciannya,
- memohonkan ampun bagi mereka, ketika berdoa bagi pribadinya.
Seorang Ulama fikih ketika di tanya tentang kedua orang tua yang telah meninggal dunia dalam keadaan marah pada anaknya, dapatkah anak tersebut dapat berusaha ridha dari mereka sesudah itu? jawabnya : ' dapat, yaitu dengan 3 perkara :
- merubah pribadinya/berusaha menjadi anak shaleh,
- meneruskan hubungan baik dengan famili terdekat mereka dan kawan kawan akrabnya,
- selalu beristigfar untuk kedua orang tuanya, dan berdo'a demi kebaikan mereka, serta bersedekah yang pahalanya di tunjukan kepada mereka berdua ".
Dari Anas bin Malik ra,, Nabi saw bersabda: " Iman Seorang di katakan istiqamah , jika hatinya istiqamah, hal itu dapat di capai dengan ucapan /lisan yang jujur, seorang mukmin tidak dapat masuk sorga, hingga tutur katanya menciptakan ketentraman tetangganya".
Sabda beliau saw pula : "siapa pandai menghargai tetangganya, pasti sorga baginya, sebalinya siapa mengganggu tetangganya, pasti di lak'nati oleh Allah , dan malaikat serta masyarakat seluruh-nya " (Hayatul Qulub)
Juga beliau bersabda : " siapa menghormati tamu dengan memebelanjakan uangnya 1 dirham, maka seolah-olah ia telah membelanjakan fi sabilillah sebanyak 100 dirhan".
sabda beliau saw . pula : "orang yang kedatangan tamu, lalu ia menghormatinya maka Allah bukakan pintu sorga baginya."
( Duratun Nasihin )
Selasa, 02 Oktober 2012
FADLILAH KAUM PRIA ATAS WANITA 3
Dari Abdullah bin Umar, Rasul, Rasul saw, bersabda: " seandainya seorang istri membawa emas perak sepenuh isi bumi, ke rumah suaminya, lalu pada suatu hari ia membanggakan harta tersebut, dengan mengucapkan: "siapa sih sebenarnya kamu, semua harta ini kan aku yang punya, bukan pembawamu? maka lenyaplah semua amalnya, sekalipun banyak".
Dari ibnu Abas ra., Rasul saw. bersabda: " seorang istri yang keluar dari rumah suaminya tanpa seizinnya, maka istri itu mendapat kutukan semua makluk yang di sorot matahari dan bulan, kecuali jika ia segera kembali ke rumah suaminya"
Dari Ibnu Abas ra., Nabi saw bersabda : "ketika seorang istri sesudah berhias diri keluar dari rumanya, pakai farfum segala,dan sang suami tenang -tenang saja / merelakannya maka suami tipe bulus ini bakal di bangunkan gedung bertingkat di neraka". Kami berlindung kepada Allah. Raja Perkasa.
Dari Thalha bin Abdullah ra., Rasul saw. bersabda: "seorang istri yang acuh dan mermuram durja di hadapan suaminya, hingga mengakibatkan sang suami bersedih hari, maka ia di marahi Allah, kecuali jika segera mengeluarkan senyum simpul yang melegakan hati suaminya".
dari Abu Hurairah ra. Nabi saw bersabda : " ketika sang suami mengajak tidur bersama istrinya, lalu istri tersebut menolak, hingga suami tidur semala dalam keadaan marah padanya, maka para malaikat mengutuki istri tersebut sampai pagi ".
Salman Al-Farisi bercerita : " dei Fatimah ? putri Rasul saw. mengunjungi ayahnya, di saat ia melihat ayahnya tiba-tiba ia menangis hingga bercucuran air matanya, demikian pula roman mukanya berobah. lalu Rasul saw. bersabda " Apakah gerangan yang menimpaa dirimu hari putriku"? jawab Fatimah : Ya Rasul, semalam aku dan suami ku (S. Ali) bercanda hingga menimbulkan ucapan yang mengakibatkan ia memarahiku. Akhirnya aku sangat menyesal dan sedih, dan kataku kepadanya : " wahai kekasih dan kesayanganku, maafkanlah kesalahanku padamu ", dan hal itu ku lakukan sambil mengintarinya sebanyak 70x, sampai ia memaafkan dan tersenyum padaku ", namun demikian aku tetap takut kepada tuhanku. Maka beliau saw. bersabda kepada putrinya: "Wahai putriku, demi Allah yang mengutusku dengan hak, sungguh seandainya engkau meninggal sebelum suami memaafkan, aku tidak bakal menshalati mayatmu". sabdanya pula : Wahai putriku, ketahuilah keridlaan suami berarti keridhaan Allah, dan sebaliknya kemarahannya berarti pula kemarahan Allah. Wahai putriku, seorang istri yang sungguh-sungguh beribadah sebagimana dewi Maryam putri Imran, lalu suaminya tidak ridha kepadanya, maka Allah tidak menerima amal ibadanya. Wahai putriku, amal terbaik bagi seorang istri yaitu kesetiaan kepada suami, dan bercumbu rayu denganya. Wahai putriku, duduk bercanda dengan suami selama sejam, lebih baik daripada ibadah setahun, dan setiap pakaian yang di pakai dalam bercanda dengan suami, di tulis sebagai pahala orang mati syahid. Wahai putriku, sungguh, seorang istri /ibu yang bercumbuh dengan suaminya hingga mengenakan pakaiannya, dan anak-anaknya maka di pastikan sorga baginya, dan setiap mengenakan pakaian bakal menjadi kota indah di dalamnya ",.
Nabi saw bersabda :" Seorang suami beristri dua, dan ia tidak dapat berbuat adil dalam hal memberi nafkah keduanya dalam hal tidur pada keduanya, dalam hal makan minum, maka ia lepas dari jaminanku, dan tanggung jawabku kepadanya, bahkan tiada syafaatku padanya, kecuali jika bertaubat".
Nabi saw bersabda :"Siapa punya dua orang istri, lalu ia condong pada seorang istri melebihi satunya, dalam riwayat lain"tidak berlaku adil terhadap keduanya", maka kelak di hari kiamat ia datang dengan membengkok salah satu lambunya".
(di kutip dari kitab mursyidil Muta-ahhilin).
sumber : kitab duratun nasihin
Dari ibnu Abas ra., Rasul saw. bersabda: " seorang istri yang keluar dari rumah suaminya tanpa seizinnya, maka istri itu mendapat kutukan semua makluk yang di sorot matahari dan bulan, kecuali jika ia segera kembali ke rumah suaminya"
Dari Ibnu Abas ra., Nabi saw bersabda : "ketika seorang istri sesudah berhias diri keluar dari rumanya, pakai farfum segala,dan sang suami tenang -tenang saja / merelakannya maka suami tipe bulus ini bakal di bangunkan gedung bertingkat di neraka". Kami berlindung kepada Allah. Raja Perkasa.
Dari Thalha bin Abdullah ra., Rasul saw. bersabda: "seorang istri yang acuh dan mermuram durja di hadapan suaminya, hingga mengakibatkan sang suami bersedih hari, maka ia di marahi Allah, kecuali jika segera mengeluarkan senyum simpul yang melegakan hati suaminya".
dari Abu Hurairah ra. Nabi saw bersabda : " ketika sang suami mengajak tidur bersama istrinya, lalu istri tersebut menolak, hingga suami tidur semala dalam keadaan marah padanya, maka para malaikat mengutuki istri tersebut sampai pagi ".
Salman Al-Farisi bercerita : " dei Fatimah ? putri Rasul saw. mengunjungi ayahnya, di saat ia melihat ayahnya tiba-tiba ia menangis hingga bercucuran air matanya, demikian pula roman mukanya berobah. lalu Rasul saw. bersabda " Apakah gerangan yang menimpaa dirimu hari putriku"? jawab Fatimah : Ya Rasul, semalam aku dan suami ku (S. Ali) bercanda hingga menimbulkan ucapan yang mengakibatkan ia memarahiku. Akhirnya aku sangat menyesal dan sedih, dan kataku kepadanya : " wahai kekasih dan kesayanganku, maafkanlah kesalahanku padamu ", dan hal itu ku lakukan sambil mengintarinya sebanyak 70x, sampai ia memaafkan dan tersenyum padaku ", namun demikian aku tetap takut kepada tuhanku. Maka beliau saw. bersabda kepada putrinya: "Wahai putriku, demi Allah yang mengutusku dengan hak, sungguh seandainya engkau meninggal sebelum suami memaafkan, aku tidak bakal menshalati mayatmu". sabdanya pula : Wahai putriku, ketahuilah keridlaan suami berarti keridhaan Allah, dan sebaliknya kemarahannya berarti pula kemarahan Allah. Wahai putriku, seorang istri yang sungguh-sungguh beribadah sebagimana dewi Maryam putri Imran, lalu suaminya tidak ridha kepadanya, maka Allah tidak menerima amal ibadanya. Wahai putriku, amal terbaik bagi seorang istri yaitu kesetiaan kepada suami, dan bercumbu rayu denganya. Wahai putriku, duduk bercanda dengan suami selama sejam, lebih baik daripada ibadah setahun, dan setiap pakaian yang di pakai dalam bercanda dengan suami, di tulis sebagai pahala orang mati syahid. Wahai putriku, sungguh, seorang istri /ibu yang bercumbuh dengan suaminya hingga mengenakan pakaiannya, dan anak-anaknya maka di pastikan sorga baginya, dan setiap mengenakan pakaian bakal menjadi kota indah di dalamnya ",.
Nabi saw bersabda :" Seorang suami beristri dua, dan ia tidak dapat berbuat adil dalam hal memberi nafkah keduanya dalam hal tidur pada keduanya, dalam hal makan minum, maka ia lepas dari jaminanku, dan tanggung jawabku kepadanya, bahkan tiada syafaatku padanya, kecuali jika bertaubat".
Nabi saw bersabda :"Siapa punya dua orang istri, lalu ia condong pada seorang istri melebihi satunya, dalam riwayat lain"tidak berlaku adil terhadap keduanya", maka kelak di hari kiamat ia datang dengan membengkok salah satu lambunya".
(di kutip dari kitab mursyidil Muta-ahhilin).
sumber : kitab duratun nasihin
Langganan:
Postingan (Atom)